Rabu, 21 Agustus 2013

Pawai Pembangunan Kabupaten Kebumen 2013


Pawai Pembangunan Kabupaten Kebumen 2013

Kebumen ( 22/08/2013)  Ribuan warga dari berbagai penjuru sejak pagi hari memadati jalur - jalur yang dilalui pawai pembangunan, Rabu (21/8/2013). Pawai pembangunan yg diadakan dalam rangka memperingati hari Ulang Tahun Kemerdekaan RI ke 68 ini dikuti sebanyak 200 kendaraan hias, yang mewakili peserta mulai Instansi pemerintah daerah seperti Badan Penanggulangan Bencana daerah/ BPBD) dari Pendidikan seperti Sekolah Tinggi Putra Bangsa, dari lembaga seperti KPU, dari 12 partai politik peserta pemiludan swasta. Pawai yang sudah tiga tahun tidak dilaksanakan ini seakan sudah sangat ditunggu - tunggu warga Kebumen. Bukan hanya warga, pedagang - pedagang juga tidak ketinggalan menjajakan dagangannya dalam pawai tersebut.

Banyak warga berharap kegiatan seperti ini dilaksanakan setiap tahun,
Para peserta masing - masing menunjukkan  penampilan terbaiknya,yang diawalidenga pasukan pengibar bendera dan marching band dari Gita Taruna, diikuti mobil dan kendaraan bermotor  yang dihias menjadi berbagai bentuk kostruksi, pawai sepeda ontel dan sepeda motor. Yang cukup menarik dalam pawai tahun ini banyak peserta yang menggunakan motor trail seperti: BPBD, SAR Tagana, Kodim, Polres,  Para peserta berjalan menyusuri jalan mulai dari alun-alun ke timur menyusur jl. Pahlawan, jl A Yani, kemudian ke kiri melalui jl. Indrakila, Jl tentara pelajar, Jl sarbini dan finish di alun-alun.

Badan Penanggulangan Bencana sebagai institusi yang bertugas memimpin, mengkordinir, dan melaksanakan penaggulangan bencana mengusung tema “tumbuh, utuh dan tangguh”. Tema ini sangat mengena  karena sebagai Institusi baru, BPBD harus mengemban tanggung jawab yang sangat besar, sehingga harus dapat tumbuh (berkembang) dengan cepat.  Mengingat bencana sangat kertkait dengan hilangnya sumber daya manusia dan sumber daya yang lain maka target semua dapat diselamatkan (utuh) menjadi prioritas. Akhirnya ketika kerusakan dan kehilangan tidak bisa dihindarkan maka diharapkan masyarakat tidak larut dalam kesedihan berkelanjutan, tetapi harus pulih kembali dengan segala ketangguhannya.

Kendaraan hias yang ditampilkan BPBD berupa miniatur bangunan Tempat Evakuasi Sementara (TES) yang rencananya akan dibangun di Desa Munggu Kecamatan Petanahan.  Ditampilkan juga kendaraan resque lengkap dengan perlatan, mobil pemadam kebakaran dan regu kendaraan bermotor trail. Tugas regu kendaraan bermotor trail ini melakukan survey dan membuka akses saat wilayah bencana tidak terjangkau kendaraan roda empat, sayang bahwa regu yang sangat strategis dan menentukan keberhasilan operasi  ini baru memiliki 2 kendaraan bermotor, sisanya trail pribadi karyawan.
   





Ada 1 panggung yang disiapkan sebagai panggung kehormatan di  depan Pasar Tumenggungan. Bupati dan Wakil BUpati dan Sekretaris Daerah hadir sejak awal hingga akhir acara bersama para kepala Instansi baik pemerintah maupun swasta. Panggung kehormatan Pawai tahun ini juga menarik perhatian karena hadirnya dua warga Amerika Serikat dari Embassy of the United States of America (Kedutaan Besar Amerika), yaitu Matthew Finnie dan Drew B Crowell, yang selama 9 hari berada di BPBD.  Kehadiran kedua tamu tersebut didampingi Kepala BPBD dr. Budi Satrio, MKes, yang dengan sabar melayani permintaan masayarakat untuk foto bersama.  

Untuk menghindari kemacetan, peserta tidak diberikan waktu beraksi di depan panggung kehormatan, termasuk memberikan bingkisan di panggung kehormatan, tetapi cukup banyak peserta tidak mengindahkan hal ini, sehingga kemacetan terjadi. Walaupun peserta terakhir melewati panggung kehormatan jam 15.00, tetapi kemacetan terjadi sampai menjelang maghrib.  

Apapun masukan dan kritikan terhadap acara pawai pembangunan ini, seperti tidak berpartisipasinya sebagian besar perbankan, kendaraan hias yang asal-asalan, dicampurnya pawai jalan kaki dan kendaraan, display/ aksi didepan panggung kehormatan dan lain-lain,  secara umum acara berjalan dengan baik, dan sebagian masyarakat puas. Semoga pawai tahun yang akan datang bisa lebih baik. (budi Satrio 2013).

Tidak ada komentar:

Posting Komentar